Jumat, 07 September 2018

PEMBUATAN SELAI RUMPUT LAUT



rumput-laut

PENDAHULUAN
Selai adalah produk makanan semi basah yang biasanya digunakan sebagai bahan olesan roti dan juga sebagai bahan tambahan untuk pembuatan kue maupun makanan lainnya. Selai dibuat dengan cara memasak campuran antara bahan- bahan yang telah dihancurkan dan gula, dengan atau tanpa penambahan air.   Selai yang bermutu baik memiliki tanda atau sifat-sifat tertentu, diantaranya adalah konsistensi, warna cemerlang, tekstur lembut, tidak mengalami sineresis (keluarnya  air  dari  gel),  dan  tidak  mengalami  kristalisasi selama penyimpanan.

BAHAN-BAHAN YANG DIGUNAKAN
1.    Rumput laut kering (E. cottonii) kadar air 32%, sebanyak 200gr (100%)
2.    Gula pasir, sebanyak 300gr (150%)
3.    Asam sitrat, sebanyak 2gr (1%)
4.    Garam, sebanyak 0,5gr (0,25%)
5.    Gum arab, sebanyak 0,5gr (0,25%)
6.    Pewarna makanan (foodgrade) secukupnya

ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN
1) Blender
2) Wadah perebusan
3) Kompor
4) Dandang/Langseng
5) Botol Jam

MENGOLAH SELAI RUMPUT LAUT
Prosedur pembuatan selai rumput laut adalah sebagai berikut:
1.    Menyiapkan bahan baku:
-  Rumput laut kering (kadar air 32%) direndam dengan air dingin selama 48 jam
-  Lakukan penggantian air perendaman setiap 24 jam
-  Perendaman dianggap cukup jika thallus rumput laut sudah               mengembang,   lunak   dan   dapat   dipotong dengan jari tangan.
    
2.    Pelumatan bahan baku;
- 

 
Timbang sebanyak 200gr dan masukkan ke dalam blender
-  Blender   dengan   kecepatan   sedang,   kemudian lanjutkan dengan kecepatan tinggi hingga hancuran rumput laut benar-benar halus.

3.    Memasak;
-  Tuangkan lumatan rumput laut ke dalam wadah pemasakan
-  Tambahkan  gula  pasir  sebanyak  300gr  (150%  dari berat rumput laut), aduk hingga rata dan tambahkan air secukupnya dan dipanaskan hingga mendidih
-  Tambahkan asam sitrat 2gr dan garam 0,5gr
-  Tambahkan   gum   arab   (penstabil)   0,5gr   yang sebelumnya sudah dilarutkan dalam air dingin
-  Matikan api kompor, tambahkan pewarna
-  Biarkan hingga dingin

4.    Pengemasan dalam botol.



MENGEMAS SELAI RUMPUT LAUT

Pengemasan selai rumput laut dapat dilakukan dengan menggunakan   botol   jam,   gelas   dengan   penutup   plastik ataupun   wadah   mangkok   plastik   tergantung   tersedianya bahan kemasan. Pengemasan harus dilakukan secara aseptis sehingga selai dapat awet selama penyimpanan. Wadah pengemasan botol jam lebih disukai karena selain tidak bereaksi dengan bahan yang dikemas, juga dapat ditutup kembali  dengan  baik  setelah  botol  dibuka karena biasanya selai tidak langsung habis dalam sekali pakai.

Langkah pengemasan dengan botol jam:
1.    Cara 1:
-  Botol  selai  setelah  dicuci  direbus  pada  suhu  100⁰C selama 30 menit (sterilisasi)
-  Lakukan pengisian selai (pastikan botol dalam keadaan kering), pengisian harus menyisakan ruang kosong 10% dari wadah sebagai head space.
-  Tutup botol dengan baik.

2.    Cara 2:
-  Lakukan pengisian selai ke dalam botol jam kemudian tutup (pengisian harus menyisakan ruang kosong 10% dari wadah sebagai head space).
-  Botol  jam  dipasteurisasi  pada  suhu  82⁰C  selama  30 menit.
-  Selanjutnya botol jam dikemas dalam kemasan karton untuk penyimpanan dan distribusi. Produk disimpan dalam suhu ruang.



SUMBER:
https://arpansiregar.wordpress.com/2013/01/05/pengolahan-selai-rumput-laut/










Kamis, 06 September 2018

OBAT PENYAKIT IKAN SEDERHANA


Pendahuluan

Penyakit ikan merupakan salah satu kendala yang sering dihadapi oleh pembudidaya ikan. Serangan penyakit dapat menyebabkan kerugian ekonomi, untuk itu diperlukan pengendalian penyakit dengan cara pengeobatan. Namun dalam pengendalian tersebut pembudidaya terkadang menemui kendala dalam memperoleh bahan obat-obatan tersebut.  Minimnya pengetahuan menyebabkan pembudidaya tidak megetahui bahan obat-obatan dapat dijumpai dengan mudah di apotik maupun bahan herbal di pekaranan rumah.

Obat Kimia Yang Ada Di Apotik
a.     Hidrogen Peroksida (H­2O2)
Selain dapat membantu meningkatkan kadar oksigen dalam air kolam, dengan menambahkan 0,1 ml/l, juga dapat mengendalikan parasit terutama dari jenis protozoa. Rendam ikan selama 10-15 menit dalam air yang telah dicampur dengan H­2O2 sebanyak 10 ml/l sambil terus diairasi.
b.     Formaldehide 37%
Mengendalikan parasit protozoa maupun golongan cacing dengan cara merendam ikan kedalam air yang sudah dilarutkan formalin 0,25 ml/l selama 60 menit atau 1-2 ml/l selama 15 menit.
c.     Potasium permanganat (KMnO4)
Sering digunakan untuk mengendalikan racun sulfida akibat pembusukan organik dengan menambahkan 2 mg/l dan pengaerasian kuat, KMnO4 dapat mengendalikan parasit  dan luka akibat infeksi bakteri dengan merendam ikan ke dalam air yang dudah dilarutkan 100 mg/l selama 5-10 menit atau 5 mg/l selama 30-60 menit sambil terus diaersi.
d.     Iodine
Merupakan disinfektan yang igunakan untuk mengendalikan bakteri. Tambahkan 20 ml betadin 0,5% kedalam 1 liter air dan rendam iakn sebentar kenudian kembalikan kedalam air yang bersih.


Obat-Obatan Herbal yang dapat digunakan untuk ikan

a.   Daun Sirih (Piper betle L)

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Jika Dilewatkan
Daun sirih dapat mengendalikan parasit protozoa, bakteri dan jamur. Rebus 3 gr daun sirih dalam 3 liter air, gunakan sebanyak 150 ml dan campurkan kedalam 60 liter air, rendam ikan selama 6 jam sambil diaerasi. Ulangi hingga  3-4 hari berturut-turut.

b.   Daun Meniran (Phyllantus niruri L) dan Bawang Putih (Allium sativa)

 
Meniran dibersihkan dan dikeringkan tanpa terkena sinar matahari langsung selama 3-4 hari. Meniran yang sudah kering dihaluskan dengan  blender atau diayak dengan saringan.
Bawang putih diiris tipis-tipis dan dikeringkan tanpa terkena sinar matahari kemudian dioven hingga kering. Bawang putih yang kering dihaluskan dengan blender hingga menjadi serbuk tepung.
Campurkan kedua bahan ini dengan perbandingan meniran : bawang putih adalah 2 : 1 dengan  pakan yang akan diberikan ke ikan. Ramuan ini untuk mengendalikan penyakit  bakteri dan menambah daya tahan tubuh.
Daun meniran sebanyak 5 gr direndam dalam 1 liter air selama 5 jam. Air rendaman disaring dan dipakai untuk  perendaman iakan. Lama perendaman disesuaikan dengan kemampuan ikan. Pengobatan ini untuk pengendalian jamur.
c.   Daun Randa Nunut (Drymaria cordata)
Manfaat Daun Cemplonan Atau Randa Nunut Untuk Kesehatan
Remas 5-10 daun randa nunut kedalam 30 liter air. Air remasan daun disaring dan ikan dapat direndam. Lama perendaman disesuaikan dengan kemampuan ikan. Ulang perlakuan selama 3-4 hari berturut-turut. Pengobatan ini untuk pengendalian jamur.


d.   Daun Pepaya

Daun pepaya sebanayak 500 gr dicacah halus kemudian rendam dalam 30 liter selama beberapa jam. Air rendaman disaring dan dipakai untuk merendam ikan yang sakit. Lama perendaman disesuaikan dengan kemampuan ikan. Pengobatan ini untuk pengendalian bakteri dan anti stress.

e.   Jamu-jamuan
Buat ekstrak sambiloto, daun jambu biji dan daun sirih dengan menumbuk halus dan diperas airnya. Air perasan dicampur dengan pakan sebanyak 1 ml untuk 100 gram pakan sebagai tindakan pencegahan dengan peningkatan daya tahan tubuh, dan dosis dapat dinaikkan menjadi 2,5 ml per 100 gram pakan untuk mengobati ikan yang terserang penyakit.

Referensi :
http://komunitas-lelesangkuriang.blogspot.com/2013/09/cara-mengobati-penyakit-aeromonas-pada-lele-sangkuriang.html

Senin, 03 September 2018

AQUAPONIK UNTUK LAHAN SEMPIT

1.   Pendahuluan

Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik. Bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas, namun memiliki keinginan untuk budidaya ikan akuaponik merupakan salah satu alternatif. Tanaman yang bisa ditanam seperti cabai, kangkung, selada, dan lain-lain seperti halnya sistem hidroponik bisa dengan sistem vertikultur, parit, model pot atau talang air. Sedangkan untuk bagian bawahnya bisa dibudidayakan ikan misalnya ikan lele, ikan mas dan lain-lain. Jadi banyak sistem yang bisa di terapkan pada sistem akuaponik  yang bisa dikreasikan sehingga disamping menghasilkan saat panen segi estitikanya pun ada.

2.   Metode Sitem Akuaponik

Adapun sistem akuaponik terbagi menjadi empat, yakni aliran atas, aliran bawah, pasang surut, dan rakit apung. Menurut master akuatic bioscience alumnus  Kochi University Jepang. Itu calon petani dapat memilih sistem dan model sesuai kebutuhan luas lahan dan dana yang tersedia. Untuk rumah tangga, bisa memilih sistem aliran atas dengan kolam bak berbahan terpal yang mudah dibongkar pasang.
Dari  beberapa model itu pakar akuaponik menyarankan untuk menggunakan sistem pasang surut. Sebab, “sistem pasang surut itu tidak mudah tersumbat,”. Dengan memilih sistem akuaponik yang tepat, hasil maksimalpun akan didapat.


3.   Enam Model Akuaponik Untuk Lahan Sempit

Berikut ini  model-model sistem akuaponik yang bisa anda terapkan dilahan sempit :
a.  Model Akuaponik Tunggal DFT































Cara kerja model akuaponik tunggal DFT adalah air mengalir dari kolam terpal menuju kepipa tanaman sayur yang mana ketinggian alir dalam pipa 4-5 cm. Kemudiar air kembali mengalir ke kolam terpal. Untuk ukuran demensinya adalah 5 x 1 meter. Yang mana bisa menampung ikan 2500 ekor dan 200 lubang tanam. Perkiraan biaya pembuatan model akuaponik ini dikisaran 3-4 juta rupiah dengan masa ekonomis 3 tahun.


      b.   Akuaponik aliran atas





adapun kerja sistem aliran atas yaitu air dari kolam dialirkan kepipa yang terhubung disetiap pot . piapa berdiamerte 0,5 inch diletakkan diata pot. Air akan mengucur dari pipa yang dilubangi. Pengucuran dilakukan terus menerus selama delapan jam. Air keluar kembali dari lubang pipa kembali ke dalam kolam. Kolam  dengan diameter 3 meter dapat menampung ikan 4000 ekor.


c.    Akuponik Pasang Surut



 

 

Cara kerja akuaponik pasang surut air dari kolam dialirkan ke bak penampungan di bibir kolam. Melalui pipa yang terhubung dengan pot tanaman, air dialirkan dari bawah sampai media tanam terendam. Lama pengaliran 5 menit. Setelah 5 menit, air surut lalu mengalir melalui pipa ke bak pembuangan ke kolam ikan. Dalam pembuatan model pasang surut ini mempunyai ukuran dengan diameter 2 m x 4 m dengan populasi ikan di kolam sebanyak 4000 ekor dan  26 pot tanaman dengan kisaran dana 6-7 juta dengan umur pakai 10 tahun.


d.    Akuaponik kolam bertingkat


Cara kerja akuaponik bertingkat ini yaitu air mengalir dari kolam  terbawah menuju rak sayuran teratas. Air menggenangi pipa sedalam 4-5 cm, kemudian air mengalir ke kolam terpal ditengah. Air dialirkan kesetiap pot di sekeliling kolam. Satu lubang air disetiap pot, air kembali kekolam rabawah. Ukuran akuaponik bertingkat dengan demensi 1 x 5 meter. Yang mana kolam bawah bisa diisi ikan 2500 ekor, kolam atas bisa diisi 1250 ekor. Untuk tanamananya 211 lubang tanam. Biaya pembuatan akuaponik sistem ini dikisaran 6 juta rupiah dengan umur pakai kurang lebih 3 tahun.


e.     Model akuaponik rak sayur bertingkat

 
Cara kerja  model akuaponik rak sayuran bertingkat ini yaitu air dari bak penampungan naik kesayuran paling atas, lalu air turun kerak sayuran di bawah. Penanaman ke dua tingkat sayuran itu menggunakan system deef flow techneque (DFT) dengan kedalaman air 4-5 cm. Setelah itu air mengalir ke setiap pot tanaman disekeliling bak penampungan. Terdapat sebuah lubang untuk keluar air disetiap pot tanaman. Kemudian aliran air itu kembali ke kolam.
Model akuaponik ini memiliki demensi ukuran 1 meter x 2 meter untuk populasi 500 ekor ikan dan 250 lubang tanam. Untuk biaya  pembuatan berkisar 9 juta rupiah dengan jangka waktu pemakaian kurang lebih 10 tahun.

  
f.       Model akuaponik rakit apung

 

Cara kerja model rakit apung ini yaitu penanaman sayuran diatas permukaan air. Akar tanaman terapung atau terendam dalam bak penampungan air. Ukuran pembuatan model akuaponik rakit terapung yaitu 2 meter x 4 meter dengan populasi ikan sebanyak 4000 ekor. Dengan 20 lubang tanam, populasi sayuran maksimal 80% menutupi permukaan air kolam. Untuk biaya pembuatan akuaponik rakit apung ini dikisaran 6 juta rupiah dengan waktu pemakaian kurang lebih 10 tahun.


Sumber :
Holiz Donk.2015. Enam Model Akuaponik Untuk Lahan Sempit. Fokus Tanaman. Blogspot.com. diambil 12 Februari 2016