Kamis, 04 Juli 2019

Beragam Manfaat Mangruve

Pengertian, Fauna, Dan Fungsi Ekosistem Hutan Mangrove
Tanaman bakau tumbuh dipantai dan paling banyak dijumpai pada batasan antara muara pantai dengan sungai. Ciri-ciri tanaman bakau ini adalah hidup dengan berkelompok dalam jumlah yang banyak, memiliki akar yang besar dan memiliki buah. Di pantai banyak para petani menanam tanaman bakau, karena manfaatnya yang banyak bagi kelangsungan pantai ditempatnya. Selain itu tanaman bakau juga dapat membuat suasana sekitar pantai menjadi lebih indah. Di pantai Pariaman, tanaman bakau dijadikan sebagai tempat wisata, dengan menaiki kapal yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Dimana para wisatawan bisa duduk santai diatas kapal kecil sambil memutari kawasan hutan bakau. Selain itu tanaman bakau juga memiliki manfaat yang penting bagi kehidupan di sekitar lingkungannya.

Secara umum hutan bakau atau mangrove mempunyai definisi sebagai hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak di garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut tepatnya di daerah pantai dan sekitar muara sungai, sehingga tumbuhan yang hidup di hutan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Berikut merupakan beberapa manfaat dan peranan Hutan Mangrove :
·         Mencegah Intrusi Air Laut
Intrusi laut merupakan peristiwa perembesan air laut ke tanah daratan. Intrusi laut dapat menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi. Hutan Mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya Intrusi Air laut ke daratan.
·         Mencegah Erosi dan Abrasi Pantai
Erosi merupakan pengikisan permukaan tanah oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut. Hutan Mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air.
·         Sebagai pencegah dan penyaring alami
Hutan mangrove biasanya yang dipenuhi akar pohon bakau dan berlumpur. Akar tersebut dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai.Selain pengurai limbah organik, hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut seperti minyak dan diterjen, dan merupakan enghalang alami terhadap angin laut yang kencang pada musim tertentu.
·         Sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa

Hutan Mangrove juga merupakan tempat tinggal yang cocok bagi banyak hewan seperti biawak, kura-kura, monyet, burung, ular, dan lain sebagainya. Beberapa jenis hewan laut seperti ikan, udang, kepiting dan siput juga banyak tinggal didaerah ini. Akar tongkat pohon mangrove memberi zat makanan dan menjadi daerah nursery bagi hewan ikan dan invertebrata yang hidup di sekitarnya. Ikan dan udang yang ditangkap di laut dan di daerah terumbu karang sebelum dewasa memerlukan perlindungan dari predator dan suplai nutrisi yang cukup di daerah mangrove ini. Berbagai jenis hewan darat berlindung atau singgah bertengger dan mencari makan di habitat mangrove.
·         Berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir
Hutan mangrove seringkali dikatakan pembentuk daratan karena endapan dan tanah yang ditahannya menumbuhkan perkembangan garis pantai dari waktu ke waktu. Pertumbuhan mangrove memperluas batas pantai dan memberikan kesempatan bagi tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan. Sebagai contoh, Buah vivipar yang terbawa air akan menetap di dasar yang dangkal, dapat berkembang dan menjadi kumpulan mangrove di habitat yang baru. Dalam kurun waktu yang panjang habitat baru ini dapat meluas menjadi pulau sendiri.
Manfaat tanaman bakau bagi lingkungan sekitar ditempat tumbuhnya, yaitu :

1.      Memberi Nutrisi

Tanaman bakau memiliki nutrisi yang baik untuk lingkungan sekitarnya. Dimana keberadaan tanaman ini sama sekali tidak menganggu keseimbangan dari ekosistem yang ada ditepi pantai. Selain itu tanaman bakau justru memberikan nutrisi berupa kesuburan tanah yang ada disekitarnya, karena tempat tumbuhnya tanaman bakau berada diantara dataran dan lautan. Pada saat air laut pasang, tanaman ini akan terlihat sedang berada di laut. Sedangkan pada saat surut, tanaman ini akan terlihat berada di dataran. Letak dari tanaman bakau dipengaruhi oleh jarak tumbuhnya antara dataran dan lautan.

2.      Sebagai Rantai Makanan

Fungsi berikutnya tanaman bakau adalah sebagai salah satu rantai makanan, dimana tanaman ini berperan sebagai produsen. Tanaman bakau banyak disukai oleh ikan-ikan kecil dan juga kepiting. Tidak sedikit ikan yang menggantungkan hidup dengan memakan daun tanaman bakau ini untuk keberlansungan hidup mereka.

3.      Air Disekitar Menjadi Jernih

Tanaman bakau yang tumbuh disekitar tepian pantai akan membuat airnya menjadi jernih. Coba bandingkan antara tepian pantai yang memiliki tanaman bakau disekitarnya dengan yang tidak memiliki tanaman bakau. Pasti akan tampak perbedaaan diantara keduanya, bahwa air pantai yang ditumbuhi tanaman bakau menjadi lebih jernih dibandingkan dengan yang tidak ditumbuhi tanaman bakau. Oleh sebab itu, banyak digalakkan sosialisasi tentang manfaat penanaman pohon bakau ditepi pantai.

4.      Melindungi Pantai

Selanjutnya tanaman bakau juga bermanfaat untuk melindungi pantai dari erosi. Tanaman bakau yang tumbuh ditepi pantai dapat melindungi dataran dari hempasan ombak secara langsung. Sehingga ombak tidak langsung menerjang dataran yang akan menyebabkan erosi dan longsor, karena terlindungi oleh tanaman bakau.

5.      Tempat Berlabuh Kapal

Tidak sedikit juga yang menjadikan tanaman bakau tempat berlabuh kapal setelah berlayar mengitari pantai. Kapal-kapal yang berukuran kecil tersebut ditambatkan pada tanaman bakau.

6.        Dapat di Jadikan Kayu Bakar

Masyarakat sekitar yang hidup ditepi pantai yang ditumbuhi tanaman bakau, banyak memanfaatkan tanaman bakau sebagai bahan bakar memasak. Mereka menggunakan kayu dari tanaman bakau menjadi kayu bakar untuk memasak. Kayu dari tanaman bakau dapat menghasilkan api yang besar dan merata serta tidak menghasilkan asap yang banyak. Artinya, kayu bakar dari tanaman bakau ini ramah lingkungan.

Menurut Ana (2015) Berikut ini adalah beberapa manfaat hutan mangrove secara umum, yaitu :

1.      Mencegah Erosi Pantai
Hutan mangrove menjadi salah satu tempat yang bisa menjaga perbatasan antara kawasan darat dan laut. Erosi pantai akan terus menggerus permukaan bumi sehingga mengancam lingkungan manusia. Bahkan kondisi serius bisa menjadi bencana alam yang besar. Hutan mangrove menjadi salah satu sarana yang sangat penting untuk menyelamatkan garis pantai dari perairan laut.

2.      Menjadi Katalis Tanah dari Air Laut
Tanah bisa masuk ke dalam air laut secara terus menerus, karena bagian tanah tersebut bersentuhan secara langsung dengan air laut. Untuk mencegah hal ini maka manfaat hutan mangrove secara ekologis menjadi sumber yang sangat jelas untuk melindungi tanah disekitar laut. Tanah akan menjadi lapisan yang lebih padat dengan adanya pohon mangrove, sehingga hal ini akan menyelamatkan tanah agar tidak terus tergerus oleh air laut.

3.      Habitat Perikanan
Kawasan hutan mangrove adalah salah satu tempat yang paling nyaman untuk beberapa jenis mahluk hidup dan organisme. Beberapa spesies seperti udang, ikan dan kepiting banyak berkembang biak di kawasan hutan mangrove. Sementara manusia membutuhkan beberapa mahluk hidup tersebut sebagai sumber nutrisi dan bahan makanan yang penting untuk kesehatan.

4.      Memberikan Dampak Ekonomi yang Luas
Pohon mangrove yang banyak ditanam pada hutan mangrove bisa dipanen seperti jenis tumbuhan lain. Manfaat hutang mangrove bagi manusia berguna untuk diolah menjadi berbagai benda hiasan atau kerajinan. Upaya ini sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan standar ekonomi pada daerah tersebut.

5.      Sumber Pakan Ternak
Pohon mangrove juga bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti makanan ternak. Pohon mangrove yang telah dihancurkan dan digiling menjadi bubuk pakan ternak yang mengandung nutrisi sangat baik untuk pertumbuhan ternak seperti sapi, kambing atau unggas.
Nutrisi seperti mineral, protein dan kalori akan meningkatkan perkembangan ternak. Selain itu pohon mangrove juga mengandung tanin dan bahan alami lainnya.


6.      Mencegah Pemanasan Global
Pemanasan global memang menjadi ancaman yang sangat serius untuk alam dan manusia. Salah satu cara untuk mencegah atau mengurangi dampak pemanasan global adalah dengan mengembangkan kawasan hutan mangrove. Tanaman mangrove menjadi salah satu penopang pemanasan dari perairan laut. Selain itu mangrove juga berperan untuk mengatasi masalah banjir pada kawasan pesisir.

7.      Sumber Pendapatan Bagi Nelayan Pantai
Masyarakat yang tinggal di kawasan pantai biasanya banyak bekerja sebagai nelayan. Mereka mencari ikan dan berbagai sumber daya untuk menopang ekonomi keluarga. Manfaat kawasan hutan mangrove menjadi tempat yang paling sesuai untuk pembibitan ikan, udang dan berbagai potensi habitat laut lainnya. Kawasan hutan mangrove telah membantu menjaga ketersediaan sumber daya ikan di laut yang tidak akan habis. Sumber daya tersebut dapat dimanfaatkan oleh nelayan sebagai sumber mata pencahariannya.

8.      Menjaga Kualitas Air dan Udara
Kawasan hutan mangrove juga membantu manusia dalam mendapatkan air bersih dan udara yang segar. Kawasan hutan mangrove memiliki fungsi untuk menyerap semua kotoran yang berasal dari sampah manusia maupun kapal yang berlayar di laut. Manfaat hutan mangrove bagi kehidupan adalah akan menyerap semua jenis logam berbahaya dan membuat kualitas air menjadi lebih bersih. Selain itu mangrove juga membantu alam dalam mendapatkan kualitas udara yang lebih baik dan bersih.

9.      Pengembangan Kawasan Pariwisata
Kawasan hutan mangrove bisa dikembangkan menjadi salah satu objek wisata. Dengan cara ini maka hutan mangrove akan menjadi tujuan wisata dari berbagai daerah maupun mancanegara. Pariwisata akan memberikan dampak ekonomi yang sangat baik untuk masyarakat di sekitarnya dan negara secara khusus.

10.  Menyediakan Sumber Kayu Bakar
Hutan mangrove sangat bermanfaat untuk penduduk yang tinggal di kawasan sekitar hutan mangrove. Pohon dan kayu mangrove yang sudah kering dan membusuk bisa dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Dengan cara ini maka secara tidak langsung sudah mengurangi kebutuhan gas atau bahan bakar bagi sebuah negara.
Selain itu, bagi masyarakat di sekitar hutan mangrove juga bisa memakai kayu mangrove untuk bahan bangunan atau kontruksi rumah.

11.  Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Hutan mangrove menjadi salah satu tempat untuk mengembangkan berbagai jenis ilmu pengetahuan dalam bidang kelautan, perikanan dan kimia. Banyak peneliti yang membutuhkan hutan mangrove dan dijadikan berbagai sumber penelitian. Hutan mangrove akan meningkatkan berbagai jenis penemuan yang bisa disebarkan ke seluruh dunia. Bahkan banyak peneliti asing yang di negaranya tidak memiliki hutan mangrove dan harus datang ke Indonesia. Harapan untuk menemukan manfaat yang lebih besar dari hutan Mangrove bisa dilakukan dengan metode ini.

12.  Menjaga Iklim dan Cuaca
Perubahan iklim dan cuaca bisa terjadi karena berbagai macam faktor, salah satunya adalah kerusakan sistem dalam alam. Hutan mangrove menjadi sumber yang sangat jelas untuk menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai dan darat. Selain itu, manfaat hutan mangrove juga akan membantu manusia dalam mendapatkan iklim dan cuaca yang paling nyaman untuk mencegah bencana alam.
Melestarikan hutan mangrove adalah salah satu tindakan yang sangat tepat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Karena itulah kampanye untuk melestarikan hutan mangrove menjadi salah satu hal yang paling banyak diberitakan. Termasuk di Indonesia yang memiliki jumlah hutan mangrove yang luas.

Sedangkan manfaat tanaman bakau di bidang kesehatan adalah untuk mengobati penyakit dalam, yaitu
1.      Diare
Penyebab diare berhubungan dengan terganggunya sistem pencernaan akibat salah makan atau memakan makanan yang telah terserang virus akibat tidak ditutup. Diare menyebabkan penderita mengalami kehilangan banyak cairan di dalam tubuh, sehingga merasakan lelah dan letih. Untuk mengatasi diare tanaman bakau dipercaya mampu menghentikan agar diare tidak datang lagi.
2.      Kusta
Kusta merupakan salah satu masalah kulit yang menyebar hampir diseluruh kulit tubuh. Selain itu kusta juga mudah menular melalui sentuhan dan juga pakaian. Menggunakan pengobatan alami Anda dapat mencoba memanfaatkan daun dari tanaman bakau ini yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit kusta.
3.      Demam
Panas yang tinggi disertai dengan flu menyerang tubuh, hal ini terjadi pada saat sistem kekebalan di dalam tubuh menurun.  Penyebab turunnya sistem kekebalan dalam tubuh adalah keletihan dan kurang makan. Demam bisa diatasi dengan memanfaatkan tanaman bakau. Biasanya beberapa hari kemudian panas demam akan menurun.
4.      Sakit gigi
Manfaat selanjutnya dari tanaman bakau adalah untuk menghilangkan sakit gigi. Dewasa ini sakit gigi disebabkan karena gigi yang berlubang. Penyebab gigi berlubang terjadi akibat bakteri di dalam rongga mulut, yang berproses secara kimiawi dengan sisa makanan yang terdapat di dalam mulut. Gigi berlubang juga disebabkan karena jarang menggosok gigi. Menggosok gigi dianjurkan sebanyak dua kali dalam sehari untuk menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut.
5.      Melancarkan haid
Haid terjadi pada wanita yang telah memasuki pasa pubertas. Proses terjadinya haid karena luruhnya lapisan dinding rahim akibat tidak terjadinya pembuahan. Haid pada wanita datang sebanyak satu kali dalam sebulan dengan hitungan 28 hari. Namun dibalik itu juga terkadang haid menjadi tidak lancar dan tidak teratur datangnya. Penyebab haid tidak lancar bisa karena hormon, stres dan salah memilih makanan. Minuman herbal alami yang berasal dari tumbuhan seperti bakau dapat membantu untuk melancarkan haid setiap bulannya.
6.      Diabetes
Manfaat tanaman bakau juga bisa digunakan untuk mengobati diabetes. Diabetes adalah kadar gula darah di dalam tubuh yang naik melebihi batas normal. Penderita diabetes umumnya juga mudah merasakan haus dan lapar. Lonjakan kenaikan gula darah ini bisa dikarenakan jarang berolahraga namun rutin mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan gula dan karbohidrat. Akibatnya hormon insulin di dalam tubuh tidak bisa lagi bekerja secara sempurna. Dan terjadilah penyakit diabetes. Diabetes dapat dihindari dengan mengatur pola makan dan pola hidup yang sehat.
7.      Sakit ginjal
Manfaat berikutnya yang dirasakan dari tanaman bakau untuk kesehatan adalah sakit ginjal. Sakit ginjal terjadi akibat salah satu atau dua buah ginjal di dalam tubuh tidak dapat lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam tahap yang serius diperlukan cuci darah agar pasien penderita sakit ginjal ini dapat tetap hidup. Namun biaya untuk melakukan sekali cuci darah tidaklah sedikit. Dan untuk bertahan hidup biasanya pasien cuci darah mengantungkan hidup selamanya dengan slang–slang besar tersebut. Disisi lain upaya pencegahan untuk sakit ginjal dapat mencoba mengobatinya dengan tanaman bakau. Rebus daun tanaman bakau dan konsumsi sebanyak dua kali dalam seminggu untuk pencegahan.
8.      Kaki gajah
Kaki gajah memiliki nama latin filariasis. Penyakit ini disebabkan karena cacing bernama filaria wuchereria yang ditularkan lewat gigitan nyamuk pada kulit manusia. Umumnya penyakit ini menyerang kaki, sehingga kaki penderita menjadi besar sekali. Penyakit ini pada awalnya jarang memberikan tanda–tanda yang serius namun biasanya penderita akan mengalami demam selama 3 sampai dengan 5 hari. Dalam infeksi yang serius barulah terjadi pembengkakkan pada bagian tubuh akibat getah limfa yang tersumbat di dalam jaringan tubuh.

Demikianlah ulasan mengenai manfaat mangrove (tanaman bakau) yang bisa digunakan di bidang kesehatan. Namun dalam meminumnya sebagai ramuan herbal ada baiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, agar lebih aman dan tehindar dari efek samping. Semoga Bermanfaat.

Sumber :

 

Selasa, 02 Juli 2019

MANFAAT IKAN GABUS UNTUK KESEHATAN TUBUH


Ikan Gabus Bisa Mempercepat Penyembuhan Luka, Ini Penjelasannya

Kandungan Ikan Gabus

Sebelum mengenal berbagai macam manfaat ikan gabus, Kita perlu mengetahui lebih dulu kandungan dari ikan gabus itu sendiri. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ikan gabus atau juga disebut ikan kutuk ini memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Protein dalam ikan gabus jumlahnya lebih dari 25% yang merupakan jumlah yang cukup tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya.
Ikan gabus juga memiliki kandungan albumin yang tinggi. Albumin merupakan protein utama dalam darah yang diproduksi oleh hati. Albumin memiliki peran yang sangai penting bagi tubuh, sehingga kekurangan albumin dapat menyebabkan berbagai masalah bagi tubuh. Kandungan lainnya yang terkandung dalam ikan gabus adalah omega-3, zat besi, fosfor, kalsium, vitamin A, vitamin B1, dan juga air.

Manfaat untuk kesehatan :
Ikan gabus atau Channa striata dikenal memiliki jenis kandungan gizi yang lebih tinggi. Kandungan protein ikangabus sebesar 25,5%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan kadar protein dari ikan bandeng 20,0%, ikan mas 16,0%, ikan kakap 20,0%, ataupun ikan sarden sebesar 21,1%. Berikut manfaat ikan gabus yang mengejutkan untuk kita, yaitu :
1. Pembentukan, pertumbuhan dan perawatan otot
Ikan gabus mengandung kandungan protein yang lebih tinggi dibanding kadar protein yang terdapat pada ikan lele maupun pada ikan mas atau nila. Dari 100 gram ikan gabus kita dapat memperolah 25,2 gram protein. Coba kita bandingkan dengan kadar protein untuk  per 100 gramnya  yang terdapat pada ayam yang hanya 18,2 gram, pada daging sapi hanya 18,8 gram, maupun telur yang hanya 12,8 gram. Kandungan protein yang tinggi akan menguntungkan Kita sebab akan banyak membantu dalam proses pembentukan otot pada tubuh kita.

Selain membentuk otot ikan gabus juga dapat memelihara otot. Kita tentunya sudah pernah mendengar bahwa protein adalah nutrisi yang sangat penting dalam menjaga kondisi otot tubuh. Kandungan protein dalam ikan gabus mengalahkan ayam, daging sapi, dan ikan air tawar dan bahkan beberapa jenis ikan laut. Kandungan protein dalam ikan gabus memang masih di bawah ikan salmon, tapi ikan gabus bisa menjadi pilihan ikan air tawar terbaik untuk memenuhi kebutuhan protein Kita.

2. Mempercepat penyembuhan luka

Daging ikan gabus banyak mengandung kadar albumin yang sangat tinggi. Perlu kita ketahui, albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka pada tubuh kita.
Hal ini tentunya berkat kadar albumin yang tinggi dalam ikan gabus. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, albumin merupakan protein utama dalam darah. Albumin memiliki peran yang sangat penting dalam penyembuhan luka
Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa pemberian ekstrak ikan gabus pada pasien pasca operasi terbukti dapat memicu proses penyembuhan luka lebih cepat. Tentunya konsumsi ikan gabus tidak hanya baik untuk pasien yang menjalani operasi, tapi juga bisa Kita gunakan untuk membantu proses penyembuhan luka yang disebabkan oleh berbagai faktor lainnya.

3. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh

Zat albumin juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Jika kondisi cairan dalam tubuh Kita berkurang, maka protein yang masuk ke dalam tubuh akan pecah sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Kandungan normal albumin dalam tubuh mencapai 60%.
Ikan gabus tidak hanya akan memenuhi kebutuhan protein, tetapi juga mampu untuk menjaga keseimbangan carian dalam tubuh. Manfaat ikan gabus yang satu ini juga didapatkan dari kadar albumin yang ada di dalamnya.
Keseimbangan cairan dalam tubuh merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Kadar cairan yang tidak seimbang dapat menyebabkan berbagai masalah bagi tubuh, termasuk mengganggu proses penyerapan protein dalam tubuh.

4. Memperbaiki gizi buruk

Manfaat ikan gabus juga dapat memperbaiki gizi buruk yang banyak dialami oleh bayi, balita, anak maupun ibu hamil. Dalam 100 gr gabus saja, sudah sangat cukup memenuhi berbagai kebutuhan gizi yang sangat penting untuk kesehatan terutama untuk bayi.
Menjaga keseimbangan gizi memang bukan merupakan hal yang mudah, terutama pada anak-anak yang memiliki kebiasaan susah makan. Hal ini lah yang menyebabkan sering kali anak-anak kekurangan gizi pada masa pertumbuhannya.
Konsumsi ikan gabus maupun ekstrak ikan gabus secara rutin dapat mengatasi kekurangan gizi tersebut, karena kandungan nutrisi dalam ikan gabus hampir memenuhi keseluruhan kebutuhan gizi harian, terutama untuk anak-anak.

5. Sehat untuk pencernaan

Ikan gabus mempunyai struktur daging yang lebih empuk, sehingga Kita tidak perlu mengkhawatirkan pencernaan. Hal ini karena ikan gabus memiliki protein kolagen yang lebih rendah dibanding kadar protein yang terkandung pada daging. Ikan gabus hanya memiliki 3% hingga 5% dari total kandungan protein kolagen.

6. Nutrisi untuk pertumbuhan

Manfaat ikan gabus ternyata bisa juga menjadi nutrisi pendukung pertumbuhan. Ikan gabus sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Kondisi ini merupakan kondisi di mana tubuh membutuhkan nutrisi ekstrak bagi tubuh untuk membantu proses pertumbuhan
Jika sebelumnya ikan gabus digunakan untuk mengatasi kekurangan gizi, maka langkah yang satu ini dikatakan sebagai langkah pencegahan. Selain untuk membantu pertumbuhan, ikan gabus juga baik untuk menmenuhi kebutuhan nutrisi untuk lansia.

7. Mengatasi hipoalbuminemia

Kekurangan albumin dalam tubuh tidak bisa dianggap sepele karena dapat memicu berbagai masalah lain bagi kesehatan.
Gejala hipoalbuminemia antara lain adalah seperti edema, nafsu makan berkurang, diare, mual, hipotens, penyakit kuning, dan masih banyak lagi. Penyebab hipoalbuminemia juga ternyata bermacam-macam mulai dari hipertiroidisme, diabetes, sirosis hati, gagal jantung, hingga penyakit lupus.
Pengobatan yang dilakukan tentunya harus menyesuaikan dengan penyakit penyebabnya. Di samping melakukan pengobatan untuk penyakit utamanya, penggunaan ikan gabus juga bisa dilakukan untuk mengatasi gejala dari rendahnya kada albumin tersebut.

8. Bagus untuk ibu hamil

Biasanya ibu yang sedang hamil disarankan untuk mengonsumsi banyak protein hewani seperti ati ayam, telur, dan ikan. Seperti yang kita tahu, banyak jenis ikan air tawar, seperti ikan gabus yang lebih banyak memiliki manfaatnya. Kandungan protein pada ikan ini cukup tinggi dan dipercaya sangat bagus untuk pertumbuhan rahim ibu hamil dan juga janin.

9. Menambah berat badan

Selain banyak makan untuk menambah berat badan, Kita bisa mengonsumi protein hewani yang dipercaya sangat baik untuk menambah berat badan. Mengombinasikan karbohidrat dan protein seperti nasi dan ikan gabus, dapat memicu pembentukan sel. Bagi yang berbadan kurus sangat cocok untuk mengkonsumsi ikan gabus.

10. Bagus untuk penderita diabetes

Manfaat ikan gabus untuk kesehatan berikutnya adalah baik untuk penderita diabetes.
Mereka yang menderita diabetes tidak diperbolehkan makan nasi putih karena berisiko menaikkan kadar gula darah. Kini, penderita diabetes tak usah bingung lagi untuk memenuhi kalori harian, karena khasiat ikan gabus dapat memenuhi kebutuhan kalori harian.

11. Menjaga kesehatan mata

Jika ingin memiliki mata yang sehat, maka konsumsilah vitamin A secara rutin. Salah satu makanan yang mengandung vitamin A yang cukup tinggi adalah ikan gabus. Ikan ini mengandung 150 mg vitamin A, yang sangat manjur untuk menjaga kesehatan mata Kita.

Sumber : 






Kamis, 13 Juni 2019

TRANSPORTASI IKAN HIDUP



Berbagai cara dilakukan untuk menjaga kualitas ikan hingga sampai ke konsumen. Kualitas ikan yang terjaga dengan baik tentunya akan meningkatkan harga jual. Menjaga ikan ikan tetap hidup sampai ke konsumen tidaklah mudah, diperlukan cara-cara yang efektif sehingga pengangkutan dapat berjalan dengan lancar. Pengangkutan ikan dalam keadaan hidup merupakan salah satu mata rantai  dalam usaha perikanan. Harga jual ikan, selain ditentukan oleh ukuran, juga ditentukan oleh kesegarannya. Oleh karena itu, kegagalan dalam pengangkutan ikan merupakan suatu kerugian. Pada prinsipnya, pengangkutan ikan hidup bertujuan untuk mempertahankan kehidupan ikan selama dalam pengangkutan sampai ke tempat tujuan. Pengangkutan dalam jarak dekat tidak membutuhkan perlakuan yang khusus. Akan tetapi pengangkutan dalam jarak jauh dan dalam waktu lama diperlukan perlakuan-perlakuan khusus untuk mempertahankan kelangsungan hidup ikan.

Pada dasarnya, ada dua metode transportasi ikan hidup, yaitu dengan menggunakan air sebagai media atau sistem basah, dan media tanpa air atau sistem kering.

A.    PENGANGKUTAN SISTEM BASAH

Transportasi sistem basah (menggunakan air sebagai media pengangkutan) terbagi menjadi dua, yaitu :

(1).     Sistem Terbuka

Pengangkutan dengan sistem terbuka

Pada sistem ini ikan diangkut dalam wadah terbuka atau tertutup tetapi secara terus menerus diberikan aerasi untuk mencukupi kebutuhan oksigen selama pengangkutan. Biasanya sistem ini hanya dilakukan dalam waktu pengangkutan yang tidak lama. Berat ikan yang aman diangkut dalam sistem ini tergantung dari efisiensi sistem aerasi, lama pengangkutan, suhu air, ukuran, serta jenis spesies ikan.

(2).     Sistem Tertutup

Pengankutan dengan sistem tertutup

Dengan cara ini ikan diangkut dalam wadah tertutup dengan suplai oksigen secara terbatas yang telah diperhitungkan sesuai kebutuhan selama pengangkutan. Wadah dapat berupa kantong plastik atau kemasan lain yang tertutup.
Faktor-faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pengangkutan adalah kualitas ikan, oksigen, suhu, pH, CO2, amoniak, kepadatan dan aktivitas ikan (Berka, 1986).

(1).     Kualitas Ikan

Kualitas ikan yang ditransportasikan harus dalam keadaan sehat dan baik. Ikan yang kualitasnya rendah memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dalam waktu pengangkutan yang lebih lama dibandingkan dengan ikan yang kondisinya sehat.

(2).     Oksigen

Kemampuan ikan untuk menggunakan oksigen tergantung dari tingkat toleransi ikan terhadap perubahan lingkungan, suhu air, pH, konsentrasi CO2 dan hasil metabolisme seperti amoniak. Biasanya dasar yang digunakan untuk mengukur konsumsi O2 oleh ikan selama transportasi adalah berat ikan dan suhu air. Jumlah O2 yang dikonsumsi ikan selalu tergantung pada jumlah oksigen yang tersedia. Jika kandungan O2meningkatikan akan mengkonsumsi O2 pada kondisi stabil dan ketika kadar O2 menurun konsumsi O2 oleh ikan lebih rendah dibandingkan konsumsi pada kondisi kadar O2 yang tinggi.

(3).     Suhu

Suhu merupakan faktor yang penting dalam transportasi ikan. Suhu optimum untuk transportasi ikan adalah 6 – 80C untuk ikan yang hidup di daerah dingin dan suhu 15 – 20 derajat C  untuk ikan di daerah tropis.

(4).     Nilai pH, CO2, dan amonia

Nilai pH air merupakan faktor kontrol yang bersifat teknik akibat kandungan CO2 dan amoniak. CO2 sebagai hasil respirasi ikan akan mengubah pH air menjadi asam selama transportasi. Nilai pH optimum selama transportasi ikan hidup adalah 7 sampai 8. Perubahan pH menyebabkan ikan menjadi stres, untuk menanggulanginya dapat digunakan larutan bufer untuk menstabilkan pH air selama transportasi ikan. Amoniak merupakan anorganik nitrogen yang berasal dari eksresi organisme perairan, permukaan, penguraian senyawa nitrogen oleh bakteri pengurai, serta limbah industri atau rumah tangga.

(5).   Kepadatan dan aktivitas ikan selama transportasi

Perbandingan antara volume ikan dan volume air selama transportasi tidak boleh lebih dari 1 : 3 . Ikan-ikan lebih besar, seperti induk ikan dapat ditrasportasi dengan perbandingan ikan dan air sebesar 1 : 2 sampai 1 : 3 , tetapi untuk ikan-ikan kecil perbandingan ini menurun sampai 1 : 100 atau 1 : 200. Kesegaran ikan juga dipengaruhi oleh kondisi apakah ikan dalam keadaan meronta-ronta dan letih selama transportasi. Ketika ikan berada dalam wadah selama transportasi, ikan-ikan selalu berusaha melakukan aktivitas. Selama aktivitas otot berjalan, suplai darah dan oksigen tidak memenuhi, sehingga perlu disediakan oksigen yang cukup sbagai alternatif pengganti energi yang digunakan.

Beberapa permasalahan dalam pengangkutan sistem basah adalah selalu terbentuk buih  yang disebabkan banyaknya lendir  dan kotoran ikan yang dikeluarkan. Kematian diduga karena pada saat diangkut, walaupun sudah diberok selama satu hari, isi perut masih ada. Sehingga pada saat diangkut masih ada kotoran yang mencemari media air yang digunakan untuk transportasi. Disamping itu, bobot air cukup tinggi, yaitu 1 : 3 atau 1 : 4 bagian ikan dengan air menjadi kendala tersendiri untuk dapat meningkatkan volume ikan yang diangkut.
       
B. Transportasi Sistem Kering (Semi Basah)

Pada transportasi sistem kering, media angkut yang digunkan adalah bukan air, Oleh karena itu ikan harus dikondisikan dalam keadaan aktivitas biologis rendah sehingga konsumsi energi dan oksigen juga rendah. Makin rendah metabolisme ikan, terutama jika mencapai basal, makin rendah pula aktivitas dan konsumsi oksigennya sehingga ketahanan hidup ikan untuk diangkut diluar habitatnya makin besar .

Penggunaan transportasi sistem kering dirasakan merupakan cara yang efektif meskipun resiko mortalitasnya cukup besar. Untuk menurunkan aktivitas biologis ikan (pemingsanan ikan) dapat dilakukan dengan menggunkansuhu rendah, menggunakan bahan metabolik atau anestetik, dan arus listrik.

Pada kemasan tanpa air, suhu diatur sedemikian rupa sehingga kecepatan metabolisme ikan berada dalam taraf metabolisme basal, karena pada taraf tersebut, oksigen yang dikonsumsi ikan sangat sedikit sekedar untuk mempertahankan hidup saja. Secara anatomi, pada saat ikan dalam keadaan tanpa air, tutup insangnya masih mangandung air sehingga melalui lapisan inilah oksigen masih diserap .

PEMINGSANAN IKAN

Kondisi pingsan merupakan kondisi tidak sadar yang dihasilkan dari sistem saraf pusat yang mengakibatkan turunnya kepekaan terhadap rangsangan dari luar dan rendahnya respon gerak dari rangsangan tersebut. Pingsan atau mati rasa pada ikan berarti sistem saraf kurang berfungsi .

Pemingsanan ikan dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu melalui penggunaan suhu rendah, pembiusan menggunakan zat-zat kimia dan penyetruman menggunakan arus listrik.

1.     Pemingsanan dengan penggunaan  suhu rendah.

Metode pemingsanan dengan penggunaan suhu rendah dapat dilakukan dengan dua cara yaitu

a.       penurunan suhu secara langsung, dimana ikan langsung dimasukan dalam air yang bersuhu 100 – 150C. Sehingga ikan akan pingsan. 
b.       Penurunan suhu secara bertahap, dimana suhu air sebagai media ikan diturunkan secara bertahap sampai ikan pingsan.



2. Pemingsanan ikan dengan bahan anestasi (bahan pembius)
Bahan anestasi yang dapat digunakan untuk pembiusan ikan adalah :

No
BAHAN
DOSIS
1
MS-222
0.05 mg / l
2
Novacaine
50 mg / kg berat ikan
3
Barbitas sodium
50 mg / kg berat ikan
4
Ammobarbital sodium
85 mg / kg berat ikan
5
Methyl paraphynol (dormisol)
30 mg / l
6
Tertiary amyl alcohol
30 mg / l
7
Choral hydrate
3-3.5 g lt
8
Urethane
100 mg / l
9
Hydroksi quinaldine
1 mg / l
10
Thiouracil
10 mg / l
11
Quinaldine
0.025 mg / l
12
2-Thenoxy ethanol
30 – 40 ml / 100 lt
13
Sodium ammital
52 – 172 mg / l


Selain bahan-bahan anestasi sintetik diatas pembiusan juga dapat dilakukan dengan menggunakan zat  caulerpin  dancaulerpicin yang berasal dari ekstrak rumput laut Caulerpa sp.
Pembiusan  ikan dikatakan berhasil bila memenuhi tiga kriteria, yaitu :

a.       Induksi bahan pembius dalam tubuh ikan terjadi dalam waktu tiga menit atau kurang, sehingga ikan lebih mudah ditangani.
b.       Kepulihan ikan sampai gerakan renangnya kembali normal membutuhkan waktu kurang dari 10 menit.
c.       Tidak ditemukan adanya kematian ikan selama 15 menit setelah pembongkaran

Proses pembiusan ikan meliputi 3 tahap yaitu :

1.       Berpindahnya bahan pembius dari lingkungan ke dalam muara pernapasan organisme
2.       Difusi membran dalam tubuh yang menyebabkan terjadinya penyerapan bahan pembius ke dalam darah.
3.       Sirkulasi darah dan difusi jaringan menyebarkan subtansi ke seluruh tubuh. Kecepatan distribusi dan penyerapan oleh sel bergantung pada persediaan darah dan kandungan lemak pada setiap jaringan sehingga bahan anestasi juga harus mudah larut dalam air dan lemak.

3. Pemingsanan Ikan dengan Arus Listrik

Arus listrik yang aman digunakan untuk pemingsanan ikan adalah yang mempunyai daya 12 volt, karena pada 12 Volt ikan mengalami keadaan pingsan lebih cepat dan tingkat kesadaran setelah pingsan juga cepat.

PENGEMASAN

Pada pengangkutan kering diperlukan media pengisi sebagai pengganti air. Menurut Wibowo (1993), yang dimaksud dengan bahan pengisi dalam pengangkutan ikan hidup adalah bahan yang dapat ditempatkan diantara ikan hidup dalam kemasan untuk menahan ikan dalam posisinya. Selanjutnya disebutkan bahwa bahan pengisi memiliki fungsi antara lain mampu manahan ikan agar tidak bergeser dalam kemasan, menjaga lingkungan suhu rendah agar ikan tetap hidup serta memberi lingkungan udara dan kelembaban memadai untuk kelangsungan hidupnya.

Media pengisi yang sering digunakan dalam pengemasan adalah serbuk gergaji, serutan kayu, serta kertas koran atau bahan karung goni. Namun penggunaan karung goni sudah tidak digunakan karena hasilnya kurang baik. Jenis serbuk gergaji atau serutan kayu yang digunakan tidak spesifik, tergantung bahan yang tersedia.Dari bahan pengisi yaitu sekam padi, serbuk gergaji, dan rumput laut , menururt Wibowo (1993) ternyata sekam padi dan serbuk gergaji merupakan bahan pengisi terbaik karena memiliki karakteristik, yaitu :

·         Berongga
·         Mempunyai kapasitas dingin yang memadai
·         Tidak beracun, dan
·         Memberikan RH tinggi.

Media serbuk gergaji memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan jenis media lainnya. Keunggulan tersebut terutama pada suhu. Serbuk gergaji mampu mempertahankan suhu rendah lebih lama yaitu 9 jam tanpa bantuan es dan tanpa beban di dalamnya. Sedangkan rumput laut kurang efektif karena menimbulkan lendir dan bau basi selama digunakan

Sumber:
Aan Supriatna. 2014. Cara Pengangkutan Ikan Hidup di https://www.lalaukan.com/2014/05/cara-pengangkutan-ikan-hidup.html